Monday, July 22, 2019

Asing sebagai Orang Asing

Halo!

Sebenernya kejadian ini udah 11 hari yang lalu., tapi rasanya masih cukup fresh untuk gue ceritakan.

Mungkin beberapa dari kalian tau bahwa gue seintrovert itu.., seringkali bisa sangat menikmati diri sendiri berjalan sendirian di keramaian, duduk sendirian di kerumunan.

Ini salah satu cerita gue di kedai kopi yang belakangan lumayan sering gue kunjungi. Starbucks. Beberapa hari belakangan emang gue menyempatkan diri untuk melihat kerumunan, daripada gue di rumah terus. Gue pikir lumayanlah untuk gue menghibur diri gue sedikit., mendengarkan orang bercakap-cakap, bercanda sederhana dengan pengasing disana. Kadang emang cuma duduk sambil ngelamun sambil tutup mata. Kadang ngobrol kecil sama barista sana, kadang ngerjain ongoing projects, kadang gambar di sketchbook, dan sebagainya.

Wednesday, June 19, 2019

Suntikan Tinta Pertama

Halo!

Mungkin beberapa dari kalian udah tau kalo belum lama ini gue menusukkan tatto pertama gue. Ya, sekitar 3-4 bulan yang lalu gue membuat keputusan yang sangat impulsif. Dan, rasanya akan seru kalo diceritakan. HIHI

Friday, May 31, 2019

Budak Korporat

Sejak pertengahan Januari kemarin, gue untuk pertamakalinya jadi anak kantoran, jadi budak korporat, kalo kata judul dari post ini. Jadi anak yang kerja 8 jam sehari, jadi anak yang setiap hari naik kereta dari Rawa Buntu sampe ke Kebayoran/Palmerah. Jadi anak yang setiap hari ngabisin waktu 2 jam untuk bolak-balik rumah ke kantor.

Namun,
Per-tanggal 30 April kemarin gue udah resign di kantor gue tersebut, setelah 3.5 bulan kerja. Ya, emang ada beberapa alasan, dari idealisme sendiri, sampe alasan-alasan batin yang mungkin tidak perlu dijelaskan di sini.

Saturday, April 6, 2019

Penyeludupan

Baru semalem gue balik dari konser agak haram gue.

Mari melempar balik.

25 Januari 2019
Gue di rumah yang akan berangkat kantor pagi itu deg-degan banget karna penjualan tiket John Mayer dimulai dari jam 08:00. Iya, gue daftar pre-salenya. Sistem pre-sale ini adalah, kita submit email ke promotornya bahwa kita ikutan pre-sale, maka email yang didaftarkan, sekaligus email Bukalapak ini akan bisa mengakses pembelian tiket sebelum khalayak (lebih) ramai bisa mengakses pembelian tiket konser John Mayer ini.
Salahnya adalah gue daftarin email yang ngga sama dengan email bukalapak. Jadilah itu gue harus memproses penggantian email dulu yang akhirnya makan waktu sekitar 10 menit sendiri.

"Anjir, no hope banget inimah..", kata Satria, temen SMA gue, via chat pagi itu.
"Email gue beda anjir sama yang di Bukalapak..", lanjutnya.

Monday, April 1, 2019

Masih Berteman

Ngga jauh dari judul, hari ini gue cukup bersyukur karena gue masih merasa punya teman, cukup teman, sehingga gue bisa menceritakan hal menarik sore ini, hari ini.

Pagi ini gue lumayan semangat berangkat ke kantor karena janji mau ketemu sama bos gue, perihal ngomongin pengajuan resign gue. Ya, gue yang baru mulai kerja 14 Januari 2019 kemarin, sudah merasa kurang cocok di kantor gue sekarang. Kantor gue terletak di Pacific Place, Jakarta. Agak terdengar oke emang, ngantor di mall, tapi, itu hanya sebuah ke-agak-an semata.

Gue dateng agak pagian, namun mendapati ruangan kantor gue nyaris kosong sampe jam 12an. Cuma ada satu orang di ruangan konsultan, ruangan gue, yang (sebenernya) muat buat tujuh orang itu. Sisanya gue cuma liat dua mahluk lain di ruangan sales.

Nevermind. Gue ngga ceritain perihal resign ini karena emang gue ga jadi berkesempatan ketemu beliau hari ini.

Monday, March 4, 2019

Terjebak tanpa Kendaraan

Sabtu - minggu kemarin, ya, baru kemarin ini, gue dateng ke sebuah festival musik jazz yang diadakan Java Festival Production. Ya, Java Jazz di Jakarta Internasional EXPO, Kemayoran.

Mungkin gue ngga akan menceritakan tentang Java Jazz itu sendiri selain gue baru cari tiket h-2 dan h-1 karena ternyata udah ngga ada tiket murah yang dijual secara resmi. Dan selama dua hari itu gue menghabiskan waktu untuk berjalan sendirian keliling venuenya karena ngga ada yang bisa gue ajak nonton bareng.

DAN
Hari sabtu, hari kedua pelaksanaan Java Jazz, hari pertama gue nonton, gue ketinggalan kereta pulang karena lost track in time kalo kata orang sana.

Gue liat jam ketika udah mau pulang ternyata udah jam 11:45. Akhirnya tanpa pamitan (padahal ga kenal siapa-siapa), gue bergegas keluar venuenya dan memesan ojol ke Stasiun Tanah Abang. Ojolnya sih cepet dapetnya, tapi cari-cariannya karena kita sama-sama ngga punya pulsa. HM. 6 menit kemudian gue akhirnya bertatap muka dengan abang ojolnya. Kita langsung berangkat. Dia tau gue ngejar kereta, jadi rada ngebut.

Wednesday, February 27, 2019

Thursday, January 24, 2019

Utang - Piutang

Per-14 Januari kemarin gue untuk pertamakalinya jadi anak kantoran. Kerja dengan jam kerja 8 jam sehari setiap harinya. Agak ngga gue banget sih, apalagi kalo denger rencana hidup gue kemarin yang mau melancong aja ke kota Semarang untuk menjadi barista dan mencari kehidupan serta cerita untuk kemudian diceritakan.

Turns out, kantor-pun tidak seburuk itu. Gue mendapat sesuatu, tidak sedikit yang bisa gue ceritakan. Gue dapet atmosfir, ekosistem yang belum pernah gue terima juga. Ya, yang penting melatih kepekaan aja, kan?

Monday, December 31, 2018

Dua Kosong Satu Sembilan

Oke, gue baru sadar bahwa ternyata gue skip di dua kosong satu delapan.

Biasanya sih di akhir tahun kayak gini gue meng-highlight apa saja yang menarik tahun ini. JUJUR-JUJURAN AJA YAKAN.

Monday, December 24, 2018

Temanku (Part 5)

Kembali ke rutinitas yang sudah setahun lebih ngga gue lakukan, ngomongin temen gue tapi tanpa nama yang disebutkan. Sebelumnya sudah ada 4 part dan total 21 teman yang gue omongin. Mari kita mulai!